Paket Pembalut Wanita Herbal di Kantor Pos

Seorang kawan lelaki menitipkan sebuah paket untuk saya kirim lewat kantor pos. Alasannya minta tolong jelas, karna saya perempuan. Bisa dimaklumi mengingat paket itu berisi pembalut wanita herbal, yang dipesan kakak perempuannya di luar kota. Saya sih, santai saja. Toh tinggal ditimbang dan dibayar, selesai. Mestinya sih begitu ya, karna ini kali pertama saya kirim paket lewat kantor pos.

Begitu sampai di kantor pos, saya ditanyai petugas pos, “isinya apa Mbak?”

“Pembalut Pak,” jawab saya lirih, karna ada beberapa orang mengantri di belakang dan samping saya.

“Saya buka nanti saya rapikan lagi bagaimana?”

Saya pasrah saja. Ah, mungkin karna sedang heboh paket bom, jadi petugas pos mesti berhati-hati juga.

“Pembalut wanita herbal ya, baunya rempah.” Kata Bapak Pos yang gembira karna cukup memahami isi paket yang saya bawa.

Duh. Saya cuma bisa senyum simpul karna suara Bapak Pos cukup bersemangat.

“Ibu mau pesan?” Ealah,.. si Bapak ini malah bercanda menawarkan ke seorang ibu di samping saya.

“Saya biasa pakai popok kok.” Ibu itu menjawab dengan polosnya.

“Pembalut ini kok masih ada ya. Sudah sejak lama lho saya tahunya.” Tambah Bapak itu lagi sambil menanyakan kisaran harganya kepada saya. Saya pasang wajah senyum meski hati manyun.

Lalu tiba-tiba ibu-ibu lainnya bertanya-tanya soal pembalut ini. Dari mulai kegunaan, cara mendapatkan, sampai soal harga dan bisnisnya. Saya menjawab setahu saya saja karna saya memang hanya dititipi.

Memang, paket itu membuat suasana dalam kantor pos menjadi hangat. Sambil senyum-senyum sok percaya diri, dalam hati saya yakin, hari itu telah menyelamatkan kemaluan kawan saya.. hehe apalagi setelah selesai urusan kirim paket itu, Bapak Petugas Pos dengan senyum hangatnya bilang,”Saya juga pakai ini kok Mbak!”

Cukup keras untuk bisa membuat saya jadi pusat perhatian sekali lagi siang itu.

 

sp

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s