Pulang

Menuju rumah. Siap siap. Siap siap. Ada senyum gugur di musim subur. Ada suara tembok tembok mabuk. Dinding dinding dingin. Jerit pecah di sigar bencah. Si peragu datang dan pergi dan datang. Kebuntuan menjepit air mata. Angin mengaburkan ingin.

Menuju rumah. Siap siap. Siap siap. Ciptakan hati paling sabar di dasar. Segala yang keras pura pura rontok. Segala yang kaku pura pura layu. Cintai luka luka. Cintai duka duka. Beri kemenangan pada kekalahan. Beri kekalahan pada kemenangan. Bahkan tak pernah tahu waktu yang tepat.

Menuju rumah. Ada penat dipenatkan. Ada lelah dilelahkan. Terima salib! Rasakan salib! Nikmati salib! Kecup luka. Cucup duka. Adakah Tuhan.  Menjilati ketakberdayaan dengan cinta yang misteri.

Segala tak sedang indah, dan aku tak bisa pindah…

@Img:daymilovich

@Img:daymilovich

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s