Tentang Perindu Sepi

sunyi tanpa sepimu

(Status Fesbuk, 8 Pebruari 2010)

*

Komentar Apik:

ni sepiku, mana sunyimu?
Mari kita kawinkan mereka..;-)
– Inez Pecia Zen

berkata sepi pada sunyi
“pergilah, biar hanya aku sendiri”
maka menyingkirlah sunyi,
mengembara di detak detik jarum jam,
di dengus nafasmu yang tersengal tertahan,
juga di ujung ibu jarimu yang tergoda mengirim pesan

“aku, terlanjur dikutuk tak pernah bisa sendiri seperti sepi”
ujar sunyi kesal meratapi diri
– Nasarius Sudaryono

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s