Tentang Keterbatasan

Tak mampu kukejar pagi yang pergi. Tak mampu kutolak petang yang datang. Aduh. Berhadapan dengan waktu, nyatanya aku sekedar manusia.

(Status Fesbuk, 27 Pebruari 2010)

*

Komentar Apik:

  • lebih baik begitu mbak, daripada menjadi malaikat yg tidak akan sempat memikirkan siapa dirinya, hehehe.. – Bagus Armanusa
  • kenapa harus mengejar, bukankah lebih santai jika mengisi saja? – Massakerah Tosin
  • waktu terasa pendek…………..jika kita menikmati’ jd ta perlu dikejar biar saja terisi dg sendiri dan berjalan apa adanya – S’Alka Joko

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s