Menjenguk Ibu

ibu itu bukan ibuku
selang selang entah
tusuk tusuki tubuh
keras dan kaku
belasan tahun yang layu
mata jadi tanda hidup
kata kata ganti dengkur

ibu itu bukan ibuku
uban mengelus rambut
keriput memeluk kulit
senja menyapa senyap
wajah ibu tidur disana

aku

tersentak oleh rindu
pada bentakan ibu
pada pukulan ibu
pada tendangan ibu

bu,
demi bilur tubuhku
demi lebam jiwaku
demi ungu darahku

datang dan rajamlah
anakmu

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s