TOPODADE: Wanita Memutus Batas

Topodade,…hmm wanita2 yang menarik perhatian saya belakangan ini lewat kemampuan mereka dalam bernyanyi. Saya sungguh dibuat kagum oleh kelompok trio vokal ini. Mungkin betul apa yang dibilang sebagian besar orang,…bahwa wanita memanglah manusia kuat. Terkadang malah lebih kuat dari yang bisa dibayangkan dirinya sendiri. Setelah berkeluarga, bagai bunglon wanitapun dapat menjadi makhluk super adaptif. Pelacur, pelayan, pekerja, bahkan pemimpin, mampu dilakoni sekaligus oleh seorang wanita.

Topodade, wanita yg sudah berstatus ibu2 kali ini mampu menarik perhatian publik dalam dunia panggung hiburan Indonesia. Jauh dari kesan sempurna dalam berpenampilan. Wajah, tubuh, usia, bahkan status perkawinan sungguh jauh dari tuntutan dunia hiburan di negara saya saat ini yang sebagian besar penikmatnya masih mengutamakan kecantikan, kemolekan tubuh, ke-muda belia-an, dan status tidak kawin sebagai aspek utama.

Topodade, dengan suaranya, terbukti mampu memutus batas-batas itu. Mereka sanggup membuat penonton begitu takjub oleh suara khas mereka dan tak lagi melihat dandanan ataupun kostum panggung yg mereka kenakan malam itu, juga tak keberatan dengan ekspresi wajah dan gerak gerik mereka selama berada di atas panggung. Hanya karakter vokal. Memikat sekali.

Saya tersihir sekaligus disadarkan, ternyata wanita terbatas bisa memutus batas. Rasanya pasti bahagia luar biasa, bisa membuat para penikmat seni menitikkan airmata atas suatu karya yg sudah kita buat. Mereka pantas dapatkan itu. Airmata memang menjadi barometer saya, karena saya yakin dalam jiwa dan raga manusia, airmata adalah bagian yang paling jujur. Toh, seorang artis dramapun butuh penghayatan yg sungguh2 demi mengeluarkan airmata. Maka tanyakan pada airmata, masalah apa yg mampu membuat mereka menangis saat itu.

Yah, semoga ini bukan sekedar euforia subyektif, jika saya menganggap kemenangan Topodade adalah juga kemenangan selera musik Indonesia. Pastinya, tiga hal juga saya lakukan, seperti sebagian besar penonton Grand Final Dream Girls malam itu : menitikkan airmata, berdiri, dan bertepuk tangan.

+++++++++++++++++++++++++++++++
Bagi yang belum tahu, Topodade adalah kelompok vokal yang terdiri atas 3 wanita sebagai penyanyi sekaligus ibu rumah tangga. Beberapa waktu lalu memenangkan kontes bertajuk Dream Girls di salah satu televisi swasta.
*
Dari Diary Diri -> 18 Mei 2009

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s