Hidup ini sungguh aneh dan gila. Dipenuhi manusia manusia berjiwa primitif. Merasa diri benar, padahal jelas menyakiti orang lain. Dan membuat orang lain terluka, itu jelas bukan kebenaran. Setidaknya, inilah pemikiran gue saat ini..
Tapi kebenaran gue, bukanlah kebenaran menurut orang lain. Sedihnya, kebenaran mereka itu harus mengorbankan perasaan orang lain. Hati nurani jadi tumpul. Lantas semua keburukan adalah kebenaran. Ketidakadilan adalah kebenaran. Keinginan diri adalah kebenaran.
Andaikan papa dan mama bisa memandang kebenaran dengan benar..
~
Saat ini yang kutahu ada 3 kebenaran. Kebenaran menurut diri, kebenaran menurut agama, kebenaran menurut masyarakat umum. Masih saja aku terjebak ego, banyak hal jatuh pada kebenaran menurut diri. Kebenaran diri menjadi sebuah pembenaran pembenaran yang banyak kelirunya.
Hmm.. sedang sangat kangen dengan almarhum papa.
Cahya
4 Oktober 2010 at 11:30
Dunia ada pelbagai karakter dan sifat, walau bertemu salah satunya, belum tentu yang lain tidak ada.
Mungkin kita belum berjodoh bertemu dengan karakter yang pas dalam kehidupan sehari-hari, tapi kehidupan masih memiliki banyak kemungkinan.